Cinta Lamaku

Sekarang sudah lewat tengah malam. Tepatnya pukul 01.13 ketika huruf pertama ini diketik. Lagi, saya menderita penyakit kalongisasi, malam tak bisa tidur, siang ngorok sepanjang hari, hehehe… saya tidak ingat, sudah berapa lamanya saya menderita penyakit ini. Ya Allah, sembuhkan sayaπŸ˜€ .

Hm, bingung mau ngapain, saya buka leppy dan nulis ini. Di tengah serangan rasa lapar yang amat sangat ini (lebay) saya ingin cerita tentang cinta lama yang kembali saya rasakan selama seminggu liburan iniπŸ˜€ .

Yang pertama, Chef Cooking.

 

Si chef ini ternyata sudah lama berkenalan dengan saya dan berhasil membuat saya terpesona dengan daya tariknya. Terbukti sudah banyak resep yang saya koleksi dan beberapa diantaranya telah saya dedikasikan sebagai buah cinta kami (lebay banget sih!) , sebuah hidangan yang lezat (bagi saya). Selama seminggu kemaren, saya kembali merajut cinta dengannya (alamaak). Yah, tidak banyak namun menguntungkan jugaπŸ˜€ . setidaknya saya telah mempersembahkan 3 masakan sebagai bukti cinta sayaπŸ˜€ . dan salah satunya telah menghasilkan uang untuk saya. Hahahaha.

Yang kedua, Ridy (Rider) Cycling.

Lama tak berjumpa dengannya, saya jadi kangen. Kemaren Sabtu tiba-tiba saya dipertemukan oleh bapak dengannya. Berdua menyambut pagi ke Selomangle, hm, ternyata cukup memberi saya hiburan atas kejenuhan saya. Memang, si ridy selalu mampu membuat saya bahagia. Β Dan sekarang saya kembali merasakan nikmatnya saat berdua dengannya. Apalagi kalau samping-samping pada ijo semua : sawahπŸ˜€ . yah, selain menyehatkan, rasanya badan ini juga perlu untuk digerakkan, hahaha…

Yang ketiga, Panji (PanjilajahπŸ˜€ ) Hiking.

Mungkin gara-gara unforgetable experience yang pernah saya alami yang mengenalkan saya pada sosok panjiπŸ˜€ . kejadian itu sudah hampir satu tahun berlalu, namun kenangannya masih sangat terasa membekas di hati saya. Mungkin dari situ lah saya mulai mencintai hiking. Ya, saya tidak pernah sadar kapan tepatnya saya mulai mencintai something or someoneπŸ˜€ . saya sudah ketagihan buat kencan dengannya. Mendaki gunung lewati lembah(lagunya ninja hataroπŸ˜€ ) , rasanya pengen banget seminggu kemaren nge-date bareng dia. Ada tawaran dari temen saya buat ke Bromo, namun saya tidak bisa karena bapak ngga ngijinin😦 . ya, sepertinya bapak agak kurang merestui hubungan saya dengannya. Ya sih, bapak khawatir dengan saya kalau ada apa-apa di gunung, di hutan, dan lain sebagainya. Padahal menurut saya, hiking ataupun menjelajah punya kenikmatan tersendiri. Iyasudahlah, sebagai anak yang baik, saya akhirnya tidak berangkat. Mungkin lain waktu. tapi meski bapak saya belum 100% merestui kami, saya tetap cinta hiking kok sampai maut memisahkan kita. Hahahhaa…

 

Saya baca-baca lagi, tulisan saya ini kok lebay banget ya? Apa mungkin efek penyakit kalongisasi? Atau efek karena lapar? Atau memang saya nya aja yang lebay? Ah, silakan simpulkan sendiri. Hahaha…

Tulisan ini selesai di ketik ketika jam menunjukkan pukul 01.41 . dan saya belum bisa tidur. Kapan ini tidurnyaaa???

2 thoughts on “Cinta Lamaku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s