Operation Wedding

Kesalahan untuk meminum kopi. Wait, nooo, bukan salah kopi diminum, tapi emang sengaja ngga tidur buat ngerjain tugas daaaaan setrika (niat awal ._. ) . tapi tapi tapi, ternyata yang dikerjain adalah macem-maceem :3

 

Yaah, diskip aja kegiatan sebelum nonton sebuah film i salah satu stasiun televisi swasta karena saya cuman pengen berbagi soal itu sih, hehhehe.

 

Operation Wedding, yeah, itulah judul filmnya. Saya sih kebagian nonton dari tengah aja. Sumprit itu filmnya bikin konyol. Ceritanya ada empat saudara dan itu semua cewe. Mereka dididik kompak oleh ayah mereka, Kardi (Bucek), yang berlatar belakang militer. Keempat anak itu adalah Tara (Sylvia Fulli), Lira (Kimberly Rider), Vera (Dahlia Poland), dan Windy (Yuki Kato). Di antara keempat anak itu, Kardi memberi perhatian lebih kepada Windy (karena Windy satu-satunya anak yang belum bertemu dengan ibunya. Ibunya meninggal saat melahirkan Windy) hingga membuat Tara begitu cemburu.

 

Cerita serunya ini dimulai ketika Windy dan Rendy (Adipati Dolken) menjalin cinta. Si Kardi agaknya kurang setuju kalau anak-anaknya pacaran. Otak Rendy ngga kehilangan akal tuh. Kalau pacaran ngga boleh, dia berniat melamar dan mengajak nikah si Windy (iddih co cweet ngettzz). Sayang seribu sayang, niat baik Rendy ternyata harus mengalami tantangan. Kardi memutuskan, Windy boleh menikah asalkan kakak-kakaknya juga menikah terlebih dahulu.

 

Windy pun memutar otak untuk bisa nikah sama Rendy. Dibantu Lira dan Vera, Windy berusaha untuk mendorong semangat pacar kakak-kakaknya untuk melamar kakak-kakaknya itu. Kejadian konyol itu waktu si Herman (saya lupa itu pacarnya sapa wkwkwk) melamar pacarnya. Sumprit, cara melamar yang paling konyolπŸ˜€ . gimana ngga konyol coba kalau mau nglamar pacar ke orang tuanya, bilang orang tuannya galak.

 

Akhirnya Beni dan Herman mantap untuk melamar kakak-kakak Windy, Lira dan Vera. Ini membuat Tara kemudian membujuk Feri, pacarnya, untuk melamarnya juga. Daaaaan, akhirnya Feri, Beni, Herman, dan Rendy bersama-sama menghadap Kardi untuk melamar anak-anaknya. Dengan gaya militernya, Kardi memberi syarat untuk menahan nafas di air lebih lama dari rekornya Windy (Windy jago banget nahan nafas di air dibanding tiga kakaknya). Mereka berempat pun melakukannya dan satu, dua, tiga, tinggallah Rendy yang tersisa di kolam.

 

Berakhir sudah tantangannya, akhirnya Kardi menerima lamaran ke empat cowo tersebut. Naah, yang bikin kacau, si Feri ngga mau nglanjutin lamarannya tuh karena si Tara udah hamil duluan. Semua kaget lah pasti. Lebih kaget lagi si Kardi. Dia akhirnya memutuskan, tidak ada yang boleh menikah sebelum Tara menikah. Naah, loyo semua deh. Wkwkkwkwk.

 

Tapi tragedi masih berlanjut. Si Rendy dan Windy ngrencanain untuk kawin lari. Tapi tapi tapi, rencana itu gagal lagi karena Kardi tiba-tiba mengetuk kamar Windy. Mereka berdua panik. Rendy dengan spontan bersembunyi di balik pintu dan keluar diam-diam ketika Kardi udah masuk ke kamar. Naaah, konyolnya yang bikin tambah parah, Rendy bersembunyi di kamar Tara yang ketika itu tiba-tiba hampir membuka baju (Tara ngga tau kalau ada Rendy). Nahnya lagi, si Kardi dan Windy kebetulan lewat dan Kardi menuduh Rendy yang menghamili Tara.Kardi meminta Rendy untuk menikahi Tara sebagai bentuk tanggung jawabnya. Duh dekπŸ˜€ .

Si Windy pun terpukul ( ya sih, kalau saya jadi Windy juga kayak gitu, wkkwkwkwk), Rendy juga tak kalah stress nya. Tapi crita ini berubah menjadi konyol di hari pernikahan. Tiba-tiba si Herman menelpon Windy dengan keadaan kacau. Ya, dia frustasi ngga bisa menikahi pacarnya. Wkwkwk, si Windy ngira kalau Herman akan bunuh diri. Dia panik. Segera dia lapor ke Lira dan Vera. Mereka bertiga bersama si Beni diam-diam meluncur ke rumahnya si Herman dengan mencuri mobil milik florist. Pokoknya mulai ini makin kocak dehπŸ˜€ .

 

Sampainya di sana, ternyata benar, si Herman udah siap dengan tali digantung di ranting. Lucunya, si Herman tergantung karena kaget dengan kedatangan mereka yang heboh. Untungnya dia masih bisa diselamatkanπŸ˜€ . naah, dari sinilah keungkap siapa yang menghamili Tara. Dia adalah pacarnya Tara, Feri. Mereka berlima bergegas ke kantor si Feri. Si Windy yang paling semangat (ya iyalah, pacarnya mau nikah sama kakaknyaaa ._.). jreng jreng jreng,,, berhasil deh mereka menjebak si Feri untuk masuk mobil.

 

Di dalam mobil, Feri diintrogasi oleh Windy. Windy menyakinkan Feri untuk bisa menikahi Tara. Konyolnya lagiii, si Beni melanggar rambu hingga akhirnya ditilang oleh polisi. Wkwkwk, ini juga adegan konyol yang bikin ketawa (ntah atau saya nya emang lagi ngga full charged ya pas itu *aka menggila*).

 

Singkat cerita, akhirnya si Feri berhasil menghentikan prosesi akad nikah dan mengakui kesalahannya. Uuu co cweet deh. Akhirnya, Kardi menerima Feri kembali karena telah berani mengakui kesalahannya. Daaan, bisa ditebak, satu per satu menikah hingga akhirnya mereka meninggalkan Kardi sendirian dan membentuk keluarga baru. Cerita ini ditutup dengan adegan lomba cucu-cucu Kardi beserta anak-anak dan menantu-menantunya. Duuh co cweeet :3

 

Pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini,pertama, bagaimana peran ayah dalam mendidik anak-anaknya. Seorang ayah emang kudu memprotek anak perempuannya karena anak perempuannya lah termasuk penentu dia masuk surga atau neraka.

β€œ“Siapa yang memiliki dua anak perempuan dan berbuat baik kepada keduanya, maka keduanya akan menjadi penghalangnya dari neraka.”

Kedua, yaah, ngomongin cinta. Setuju bangetΒ  sama si Rendy, kalau ngga boleh pacara, yuk nikah. Wkwkkwkwk, lagian cinta itu perlu diperjuangin. Kalo bener-bener cinta, ngrasa ngga pantes pun akan berbenah diri untuk pantes. Kalo bener-bener cinta, langsung datengin ayahnya buat nglamar. Kalo bener-bener cinta, bakal berusaha sekuat tenaga untuk memiliki cintanya lewat jalan yang benar. Wkwkwk…

 

Ketiga, diajarin buat ngakuin kesalahan seberat apapun dan berani tanggung jawab, seperti si Feri.

Keempat, kerukunan antar saudara. Suka banget liat kekompakkan mereka. Ini juga ditentuin dari cara orang tua mendidik anaknya. Good job.

Kelima, jaga tuh pergaulan. Jangan sampai mengotori muka orang tua dengan berbuat dosa.

Film ini benar-benar menemani malam saya yang tiada akhir. Aaahh, akhirnya tugas saya belum ada yang kelar. Wkwkwkwk, tidak perlu ngebut karena sebetulnya tugas-tugas ni masih laaamaaaa banget dikumpulinnya. Wkwkkwwkkwk…

6 thoughts on “Operation Wedding

  1. haha.. aku pernah juga nonton nih film kapan hari di kost teman.πŸ˜€ setuju kalo film ini lucu. hehe..
    itu jangan rajin2 ngerjain tugas, sistem sks aja. kebut semalam.πŸ™‚ #kaburr

  2. Rista says:

    Kenapa yha di akhir cerita operation wedding tiba2 semuanya punya anak ?????
    Trus kpn hamilnya ????
    Trus kpn nikahnya ????
    BENAR** FILM YG ANEH 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s